Raya sibuk menatap wajah Alya dari samping. Sementara sahabatnya itu masih fokus merapelkan isi dari penelitian skripsinya yang sebentar lagi akan diuji di ruang sidang. Raya terus bertanya pada dirinya sendiri, perlukah ia sampaikan pada Alya bahwa Adnan mencintai Alya? Perlukah ia ikut menceritakan pada Alya apa yang ia lihat pada tempo hari yang lalu? Saat di mana Adnan mati-matian membela Alya di depan Callista. "Aku malu kalau kamu liatin terus begitu, Ra." Raya langsung mengerjap sadar. "Eh?" Alya menoleh lalu tersenyum menatap Raya yang tampak menampilkan ekspresi bingung. "Kamu lagi mikirin apa sih, Ra? Mikirin aku ya?" tebak Alya yang membuat Raya langsung mengangkat sebelah alisnya terkejut. Raya balas tersenyum manis. "Nggak mikirin apa-apa kok. Pede banget kamu ini." Raya r

