Alya?

3655 Kata

Mandi sudah. Merapihkan tempat tidur sudah. Menyiapkan kebutuhan sekolah sudah. Untuk selanjutnya, lelaki bernama Farel itu menatap ke semua sudut kamarnya. Saat melihat semuanya sudah rapih dan bersih, ia pun turun ke bawah dengan membawa jaket dan juga ranselnya. "Pagi, Bun." sapa Farel dengan memberikan senyum tipis kepada Bundanya. "Pagi sayang," ucap Kartika membalas sapaan anaknya pagi ini dengan tersenyum lebar. Farel duduk dan menuang air ke gelas yang sudah ada di tangannya. "Kenapa Bunda senyumnya lebar banget gitu?" tanyanya dengan menatap aneh Kartika. "Nggak papa," ucapnya dengan tersenyum lebih lebar, bahkan nyaris terkekeh. "Ada apa sih, kok aneh banget?" tanya Farel yang kemudian disusul kehadiran Ayahnya yang juga bergabung dengan juga menampilkan senyumnya.  Melihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN