Alya membuka semua jendela rumah beserta gordennya. Membiarkan sejuknya udara pagi memasuki tiap celah rumahnya. Alya sangat bersyukur, Allah mengirimkan seorang lelaki seperti suaminya yang juga gemar berolahraga seperti dirinya. Karena kini setiap habis menyelesaikan runtutan aktivitas bersama Sang Ilahi hingga menjelang pagi, Alya dan Althaf selalu menyempatkan untuk jogging atau bersepeda di komplek perumahan. Sembari menunggu suaminya yang sedang mandi, Alya sudah sibuk di dapur untuk membuat sarapan. Tadi Alya sudah mandi lebih dulu, sehingga mood paginya sudah penuh seutuhnya. Alya memasak dengan perasaan riang. Pagi ini, Alya membuat pancake yang resepnya berhasil ia dapatkan dari ibu mertuanya. Katanya, pancake adalah sarapan kesukaan Althaf saat masih sekolah dulu. "Masak apa i

