Bab 44

1367 Kata

"Woaahh!? Sahabat aku udah ada yang punya. Ngeduluin lagi" ujar Ve heboh bahkan memelu gemas Lyr "Bukan lamar juga sih Ve. Gimana ya nyebutnya. Pertemuan keluarga aja sih. Biar saling kenal" "Bentar lu tau ini dari siapa?" "Eh.. yah ada deh" ujar Ve ambigu "Oh ya Lyr, lu udah pernah ketemu Mbak Raya belum?" tanya Ve mencoba mengalihkan pembicaraan Lyr menyipitkan kelopak matanya. Namun tak urung tersenyum "Udah lah. Beberapa kali ketemu. Lagi hamil sekarang" jawab Lyr mengingat saat bertemu Raya "Wah!? Trus?" . . . Gedung tinggi di pusat kota. Jendela kacanya di terpa cahaya matahari siang. Memantulkan panasnya ke permukaan bumi Lalu lalang kendaraan tidak bisa di hindarkan. Bahkan di beberapa titik sudah terjadi kemacetan. Dari kendaraan besar, bergandeng di belakangnya hingga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN