Epilog

1544 Kata

Ve menoleh dan tersenyum. "Oh ya Ve, lu beneran mau nerima pertukaran mahasiswa itu?" tanya Lyr yang kemarin sempat wara wiri mengantar Ve ke kampus dan menemaninya "Iya Lyr. Kebetulan Papa mau membuka perusahaannya di sana. Mama juga mau buka butik dan Kakek sama Nenek yang mau liburan juga. Jadi ya udah sekalian aja" jawab Ve "Yah Ve kok lu tega sih ninggalin gue. Eh tapi, ntar waktu gue nikah lu mesti dateng. Apapun yang terjadi lu mesti pulang ke sini" "Iya pasti kok. Tenang aja. Gue juga udah di teror aja sama Pak Tentara elu buat gue jadi pengiring elu nanti" "Wah bisa tuh. Pokoknya elu mesti dateng" . . . Tidak terasa waktu sudah banyak berlalu. Bahkan sepertinya baru kemarin Ve mengalami hal yang bahkan tidak ia duga. Membuka pintu balkon kamarnya, bau harum juga manis men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN