"Bapak bisa jelaskan di kantor. Dan tolong Anda kooperatif" Fano juga Bima langsung bergerak mencari pengacara untuk membantu Wenas. Dikediaman Gia, Yudha yang baru saja keluar dari mobilnya langsung berhenti ketika dering halus ponsel di sakunya terdengar. Kerutan juga perubahan raut wajahnya kentara. Sedangkan Ve yang sedang mengelap beberapa gelas menerima sebuah surat elektronik yang baru saja masuk. Karena alamat email yang aneh ia urung membukanya dan mengabaikannya. Kembali mengelap gelas juga piring yang akan digunakan nanti. Di luar rumah, Gia yang menghampiri Yudha langsung syok dengan apa yang ia dengar baru saja. "Lalu, bagaimana...." . . . Di tikungan jalan raya dengan lampu lalulintas yang sudah berubah warna hijau. Sebuah mobil hitam besar melaju kencang dengan men

