Lama Yudha mengawasi foto kedua malaikat dihidupnya, suara ketukan pintu membuyarkannya. "Permisi Pak, ada Pak Wira mencari" "Suruh masuk" Tak lama Wira memasuki ruangan kerja Yudha. Rapi dan bersih. Aroma segar mint menyeruak, menyambutnya sesaat memasukk ruangam Yudha "Oh duduk Nak" Wira menganggukkan kepalanya dan duduk di sofa set di depab meja kerja Yudha. "Bagaimana?" "Sesuai dengan perkiraan Om. Tuan James Bouman ikut andil dalam penyelidikkan ini. Namun,..." "Ada apa?" . . . "MAM!!" "Astaga Ve, gak usah teriak Mam udah denger" Ve hanya nyengir dan duduk menempel pada Gia yang sedang asyik menonton tayangan di televisi "Ada apa kamu malem gini heboh, hm?" tanya Mam pelan, memandangi putrinya sekilas mirip Yudha "Ve ada berita penting Mam" "Penting? Apa?" "Om Wenas

