27

1215 Kata

“Kenapa?” Gemintang menarik Galih yang melintas di depan pintu kamarnya. “Hah?” Galih bingung. Galih dibawa Gemintang masuk ke dalam kamar. “Kenapa kamu ingin Kakak menikah?” Pertanyaan Gemintang mencegah Galih yang hendak duduk di kasur. “Kenapa nggak mau menikah?” Tanya balik Galih. Gantian Galih yang menarik Gemintang, membawa kakaknya itu duduk di kasur. “Kenapa kamu meminta perjanjian pranikah?” “Kenapa nggak mau nikah?” “Kenapa Mama Dean mudah saja menerima kamu? Apa kalian saling kenal?” “Kenapa nggak mau nikah?” “Kenapa Dean mau mengikuti mau kamu? Kapan kalian membahas perjanjian itu?” “Kenapa nggak mau nikah?” “Galih!” “Gemintang!” Gemintang mendelik kesal. Dia bertanya duluan, semestinya Galih yang menjawab. Bukan bertanya pertanyaan sama berulang-ulang, apalagi pert

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN