31

1465 Kata

Dean menangkap tangan Gemintang yang tadi memukul bahunya, membawa tangan itu ke bibir, mengecup lama. Tatapannya lembut mengarah pada Gemintang. Pipi Gemintang memanas. Memalukan sekali mengingat tadi dia marah-marah kepada Dean dan sekarang tersipu oleh sikap Dean. Dia menarik tangannya dari Dean. “Jangan salah sangka,” ucap Dean. Dia memutar kursi ergonomis yang diduduki Gemintang agar merapat pada kursinya, kedua kakinya mengapit kursi Gemintang, sengaja mengunci Big Momma kesayangan bayinya tidak kabur lagi. “Aku nggak meminta uang dari Galih. Tadi kami sedang berjalan-jalan, melihat co-work space yang perusahaan ku kelola di lantai empat. Galih berpikir ada potensi investasi yang bagus di situ, jadi dia menawarkan uang nya sebagai dana investasi. Hanya sekedar wacana,” jelas Dean

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN