"Lihat ini." Clinton tersenyum semringah saat dirinya memamerkan hasil karya kebanggaannya yang berupa sebuah cairan berwarna putih di dalam tabung kecil sepanjang tujuh senti tersebut. Dengan lincah, tubuh kecilnya segera melompat ke atas kursi kayu untuk menyamakan tingginya dengan tinggal Cal, lawan bicaranya. Dia tampak begitu antusias dan ingin menenggaknya cepat-cepat. Cal menatapnya, tidak mengeluarkan suara apapun. Dia tetap berdiri di tempatnya tanpa mengacuhkan Clinton yang mulai menenggak cairan tersebut. Hati kecilnya--yang harus diakui cukup jahat--sedikit berharap jika Clinton salah meminum ramuan dan membuatnya lebih parah daripada menjadi seorang bocah kecil. Tapi, Cal tidak melontarkan harapannya secara terang-terangan di depan Clinton. Tubuh Clinton tib

