Maira dan Ryu keluar dari bandara, mereka usai berbulan madu, sebulan lamanya. Tentunya mereka kembali, sudah rindu pada semua anggota keluarga. Ryu memeluk pundak istrinya, satu tangannya menyeret koper memasuki salah satu resto yang ada karena mereka sangat kelaparan. Nafsu makan Maira meningkat pesat, hingga ia ingin makan dan makan saja. Ryu sampai heran dibuatnya, berat badan Maira pun meningkat drastis dalam sebulan saja. Tapi, hal itu tentu membuktikan bahwa Maira merasa senang dan bahagia menjalani perannya sebagai istri. "Kamu nggak ngerasa aneh dengan perubahan porsi makan kamu yang berlebihan ini? Baru seminggu belakangan ini kan?"tanya Ryu saat mereka sudah duduk dan menunggu pesanan makanan mereka datang. Maira menggeleng, tidak ada yang aneh, ia hanya ingin makan dan makan.

