Serangan Mental

1047 Kata

“Hai, Alira.” Sapaan ini memaksa perempuan cantik yang sedang terbalut handuk terlihat kaget bukan main, bagaimana orang lain bisa masuk ke apartemennya saat penjagaan ketat para polisi mengelilingi? Apalagi yang sedang menunjukkan wajah memang bukan sosok asing, perempuan yang sangat ia benci sejak lama. Sebab, Daisy baginya hanya anak lemah yang mendadak ceria di masa depan, padahal masa lalu mereka sama-sama berasal dari kisah yang sangat tragis. Keduanya korban dari kelakuan pada pria dewasa yang berkelainan mental. “Kamu sedang apa di sini?” tanyanya dengan nada tak bersahabat, tidak ada siapa pun di antara mereka. Jadi, Alira bisa bersikap seenaknya terhadap sosok yang paling ia benci. “Apa kamu sedang terganggu dengan diriku?” ledek Noi yang terlihat memang sudah mampu mengingat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN