Bab 24. Kenapa Sepi

1154 Kata

"Brian, perlakukan Bu Naina dengan baik. Mommy rasa, dia wanita yang baik," pesan Fatma ketika Brian mengambil kunci mobilnya. "Mana bisa tau, Mommy baru ketemu sekali sama dia. Aku yang udah ketemu beberapa kali aja, belum tau sifatnya selain sifat teledor itu," sahut Brian. "Teledor?" tanya Fatma. "Ya! Dia selalu bikin masalah. Dari yang muntah di mobil sampai motor rusak. Huh, pokoknya menyebalkan!" gerutu Brian. "Muntah?" tanya Fatma membelalakkan kedua matanya. "Iya," sahut Brian mantap. "Kenapa bisa dia muntah? Kamu ... ngebut?" tebak Fatma dengan dahi berkerut. Brian hanya meringis, menggaruk tengkuk yang tidak gatal. Dari gesture itu, Fatma sudah mengetahui tebakannya benar. "Heh, itu bukan dia namanya yang bikin masalah, tapi kamu, Brian!" omel Fatma, menjewer pria

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN