Tiga pasang mata, terbelalak sempurna melihat sesosok pria tampan di depan Naina berdiri. Naina menangkap basah mereka sedang melongo memperhatikan duda songong itu. "Ya ampun," desis Naina, mengelus alis kirinya. "S-sumpah, keren buat penampilan seorang lelaki. Duda nggak apa-apa kalo dapet yang kayak gituan! Nggak bikin sakit mata kalo diajak ke kondangan," desis Maya, diikuti anggukan lemah yang lain, meski tadinya mereka menatap dulu wajah Maya setelah mengatakan itu. "Naina dapet jackpot banget bisa lihat dadanya si duda keren itu. Mas Duren, dadamu kayak apa? Dia pasti rajin fitness," desis Dina. "Iya bener," sahut Nimas tak kalah melongo melihat duda ganteng yang seolah tidak peduli diperhatikan dari balik pintu itu. Empat kepala menyembul dari pintu berurutan dari atas ke

