"Laraaaaaaaa." Kamal mendekat ke kamar Lara dan berteriak di depan pintu saat mendapati kamar gadis itu terkunci. "Bangun, Ra..." teriaknya lagi sambil mengetuk- ngetuk pintu bercat cokelat itu. "Berisiiiikkkkkk, ih." Lara membalas dengan suara keras lalu kembali menaikkan selimut dan menutup kepalanya dengan bantal demi menghalau suara mengganggu itu. "Laraaaaa banguuuun." tapi nyatanya, suara Kamal bukan hanya mengganggu si pemilik kamar tapi juga penghuni yang ada di sebelahnya. Ayra membuka pintu dan melihat Kamal sudah berpakaian santai dengan sebuah bola basket di tangannya. "Pagi, Ay. Eh, gue ganggu, ya." katanya sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Ayra yang hanya mencuci muka dan menggosok giginya berjalan menuju ruang ma

