"Sha, aku boleh nanya sesuatu gak?" Tanya Rayhan hati-hati. Diputar-putarnya pena yang ada di sela-sela jarinya. Tatapannya lurus memandangi Alisha yang duduk di depannya, fokusnya hanya pada lembaran buku yang dia baca. Tidak ada niatan sedikit pun untuk menatap lawan bicaranya. Tapi di lain sisi Rayhan cukup bersyukur Alisha mau belajar bersamanya meskipun ia harus berdalih-dalih membawa nama Ibu Lili agar Alisha yang tadinya menolak mau menerima ajakannya. "Kalo mau nanya soal pelajaran boleh-boleh aja," jawab Alisha sekenanya. "Ck," Rayhan berdecak. "Aku serius." Kata Rayhan dengan frustasi. Alisha mendengak, menatap datar cowok itu. "Apa?" Akhirnya Alisha bertanya meski dengan nada dingin. "Kenapa akhir-akhir ini kamu ngehindarin aku?" Alisha tertawa pela

