"Gue bakal bantu lo buat cari orang - orang itu." "Gak perlu gue bisa sendiri." "Rayhan!" Langkahnya pun berhenti saat menyusuri trotoar dengan langkah cepat dan menggebu - gebu. Faisal berdiri di hadapannya dan mencengkram bahunya. "Apapun situasinya, gue nggak bakalan ninggalin sahabat gue sendirian." Faisal tersenyum lebar, ia tersenyum sangat tulus dan yakin sekali dengan ucapannya. "Tunggu gue di sini, gue ambil motor dulu." Faisal langsung berlari masuk ke dalam parkiran sekolah dan tak lama datang dengan motornya. "Boss, tunggu apa lagi? Kita 'kan mau jadi detektif." Rayhan tergelak. Beruntung ia punya sahabat seperti Faisal yang sudah tiga tahun bersama ia masih saja setia dengannya. Padahal Faisal sudah lebih dulu sahabatan dengan Wisnu bahkan dari kecil, barula

