PART 21

1468 Kata

Langit memacu kecepatan mobilnya sedang, tidak ingin buru-buru memulangkan pacarnya itu kerumah. Dari semenjak perjalanan tadi, Arabella hanya mendumel kesal kenapa harus ada wanita ular itu tinggal di apartemen yang sama dengan pacar nya. “Yang….” Entah sejak kapan panggilan itu sudah melekat pada mereka berdua, sudah menjadi hal lazim tidak lagi tabu. Langit bahkan bisa mnegucapkan nya dengan gamblang. Arabella sama sekali tidak menjawab panggilan Langit, menoleh saja pun tidak. Merasa tidak direspon sedikitpun, Langit mencari ide agar bisa berbicara dengan pacarnya. Terserah deh mau jam berapa sekarang. “Lho, ini kemana ? Lang, aku mau pulang.” Protes Arabella dengan suara yang meninggi karena kekesalan nya. “Iya iya, pulang.” Jawab Langit seadaa nya sambil memutar matanya malas. Sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN