PART 22

1213 Kata

Semenjak mengetahui bahwa zola hamil, Arabella jadi ilfil dekat-dekat dengan Langit, tidak pernah memberikan kesempatan untuk kekasihnya itu untuk menciumnya lagi, kalau pun ada hanya Langit yang iseng mencuri sebuah kecupan dari Arabella. Hal tersebut sebenarnya membuat Langit berang, bagaimana bisa gadis itu menolak untuk dicium oleh nya sedangkan bibir Arabella selalu melambai memanggil nya untuk dikecup. Siang ini, Langat dating ke rumah Arabella hanya sekedar menyamperi pacarnya itu, biasa nya pacar nya itu akan sibuk di butik tapi beberapa hari ini dia sedang mager, jadi suka santai manja di rumah saja. “Bunda kemana ?” tanya Langit basa-basi sambil memangku toples yang berisi yuppy berbentuk hati. “Ke resto, banyak tamu.” Sahut Arabella lalu meneguk jus jeruk miliknya. “Kita di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN