3 minggu berlalu begitu saja namun Langit belum sampai di Jakarta. Arabella benar-benar dibuat pusing karena hal itu. Ia kehilangan berat badannya sampai 4 kg karena kebanyakan mogok makan. Pekerjaan nya juga banyak yang lobong-lobong, serasa jadi pengangguran saja. Kayen menyajikanc 2 porsi indomie goreng di hadapan Arabella. Sudah 2 malam ini Ia menginap di apartemen lama nya, suntuk dirumah karena tidak ada orang. Bunda nya pasti akan pulang malam dan kakak nya tidak menentu. “Makan dulu neng, jangan bengong ae.” Tegur Kayen lalu menoyor kepala Arabella agar kembali sadar. “Astaga, kepala gue masih dipakai, Kadal.” Sunggut Arabella kesal lalu mulai menyantap indomie nya. “Asin banget, sial.” Protes Arabella lalu berlari ke dapur untuk mengambil air. Kayen yang dari tadi sibuk mengota

