Sampai kamar Zaldi, ia segera disambut Ichal dan Araya. Mereka memberondong dokter Lulu dengan berbagai pertanyaan. Aksi mereka terhenti kala keduanya menatap mimik dokter itu. Airmatanya masih senantiasa mengalir. "Lu, kenapa?" tanya Ichal akhirnya. "Elleanor ...." "Elleanor kenapa?" Belum selesai dokter Lulu bicara, Araya segera menyela. Karena nama putrinya disebut. "Elleanor ...." Ucapan Dokter Lulu terhenti karena isakan hebat. Teringat kegagalannya. Ichal meraih bahu wanita itu, menatapnya, menenangkan. "Jelasin pelan-pelan!" "J-Jordi ...." "Jordi kenapa?" Dokter Lulu menceritakan segalanya yang terjadi. Araya tak sanggup membendung tangisnya. Ya Tuhan, Jordiaz membawa pergi putrinya. Bagaimana ini? Araya sangat takut jika terjadi apa-apa pada Elleanor. Ia takut Jordiaz ne

