His Mind

1015 Kata

"Ya Allah, cucu Grandma!" Amanda duduk di pinggiran ranjang. Menatap Ares dan Eros berkaca-kaca. "Sayang, itu Grandma!" ucap Elleanor. Ia terkikik saat Zakaria akhirnya sampai—dengan ngos-ngosan—akibat memaksakan diri mengejar sang istri. "Nah, itu Grandpa!" "Halo, jagoan-jagoan baru Aditya. Selamat datang!" kata Zakaria di sela napas tak beraturan. "Duduk dulu, Pa!" goda Jordiaz. "Gimana honeymoon untuk yang ke sekian kali? Udah goal? Kapan aku punya adek lagi?" Jordiaz mendapat lemparan bantal dari Amanda. "Tetep aja kamu, Sayang? Jangan dong! Papa mah nanti cuman ongkang-ongkang kaki. Mama meregang nyawa sendirian!" "Nggak-nggak, Sayang! Nggak usah dengerin Jordi! Mulutnya emang suka ngawur. Sekalipun kamu hamil , aku bakal jagain kamu 24/7. Nggak bakal ongkang-ongkang kaki!" "Go

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN