"Hai!" sapa Dokter Lulu. Elleanor sung guh ingin mem balas sapaan manis itu. Namun dengan sangat menyesal, Elleanor hanya sanggup memberi anggukan kecil, dan senyum yang dipaksakan. "Uhm ... aku pengen ngobrol sebentar," ucap dokter Lulu.. Elleanor mengira-ngira apa yang akan wanita ini bicarakan. Mak Kar tetap bersama mereka. "Zaldi hubun gin aku dari luar negeri. Dia minta tolong aku buat wakilin tugas dia." Dokter Lulu menatap netra Elleanor. "Tugas dia ... dari ibu kamu." "A-aku udah denger dari Ibuk," jawab Elleanor. "Aku harus pula ng ke desa, kan?" Dokter Lulu mengangguk. "Baguslah jika kamu sudah tahu. Berarti aku nggak harus menjelaskan lagi." Elleanor menarik napas. "Aku tahu maksud Ibuk baik dengan minta aku pulang. Masalah hidup kami ter nyata sepelik itu." Elleanor ter

