Thania pingsan setelah tergelincir di tangga dari lantai dua. Aldillo terlihat panik saat melihat Thania terjatuh dan darah bersimbah dari kepalanya. Dan ia semakin panik saat darah segar juga mengalir dari sela kedua kaki Thania. Aldillo berteriak meminta bantuan dan segera membawa Thania ke rumah sakit. Selama perjalanan, tak hentinya Aldillo merapalkan doa-doa agar tak terjadi sesuatu yang buruk pada istrinya. Berulang kali ia mengelus kepala Thania yang berada di pangkuannya meskipun tangannya juga ikut berlumur cairan merah berbau amis itu. Berkali-kali juga Aldillo memerintahkan sopirnya untuk menambah kecepatan agar segera sampai di rumah sakit. Tiba di rumah sakit, Thania segera ditangani paramedis. Aldillo menunggu di luar dengan perasaan yang bercampur aduk. Sedih, cemas, hingga

