Datang lagi

2034 Kata

"Bisakah Kakak melepaskan aku?" Thania memohon dengan isyarat mata dan raut wajahnya. Aldillo segera memalingkan wajahnya. Rasanya tak sanggup melihat gadis yang dicintainya itu justru menginginkan lepas dari dirinya. Ya, cinta... Aldillo bukannya mulai mencintai Thania. Tapi dari awal bertemu dengan Thania, kecantikan gadis itu sudah mencuri perhatiannya. Namun sayangnya Aldillo harus meredam perasaannya itu karena dia terikat hubungan dengan mendiang Juwita. Sampai akhirnya Aldillo mengetahui keterlibatan Ayah Thania dengan kecelakaan maut yang merenggut nyawa Ibu dan tunangannya, perasaan yang ia miliki untuk Thania berubah menjadi benci. Keinginannya untuk memiliki Thania makin menggebu ditambah alasan untuk pembalasan dendamnya. Namun yang tak Aldillo mengerti, disaat ia melampiaska

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN