Hari-hari Thania berjalan lancar seperti biasanya. Dua hari setelah acara makan bersama di restoran dalam rangka anniversary pernikahan Pak Fahmi, Pak Fahmi meminta Thania untuk menjadi guru privat bagi putri bungsunya, -Azmi- yang belum bisa membaca. Karena Azmi sendiri yang merengek pada orang tuanya agar meminta Thania saja yang mengajarkan dia membaca. Lagi pula selama ini mengikuti les-les tambahan ataupun les privat, Azmi tidak pernah merasa cocok dengan pengajarnya. Tapi berbeda ketika bertemu Thania saat Azmi menangis di toilet restoran waktu itu dan Thania yang menenangkannya. Azmi merasa Thania orang yang sabar dan penyayang dan tentunya pasti menyenangkan belajar bersama Thania. Tanpa pikir panjang, tentu saja Thania langsung menyetujui penawaran Pak Fahmi. Di samping karena ia

