Thania pernah membicarakan keinginannya untuk melanjutkan kuliah pada Aldillo, tapi tanggapan Aldillo seperti mengambang. Akhirnya Thania memilih mengikuti kelas memasak untuk mengisi waktunya. Sudah berbagai masakan yang ia praktekkan di dapur rumahnya. Aldillo orang pertama yang wajib mencicipi setiap eksperimennya. Walaupun terkadang rasanya aneh, Aldillo tetap memuji hasil masakan Thania. Karena jika tidak begitu Thania akan marah dan menangis seharian. Akhir-akhir ini Thania menjadi lebih sensitif. Ada saja hal kecil yang dibesar-besarkan yang ujung-ujungnya berakhir dengan tangisan. Kadang Aldillo sampai pusing sendiri menghadapi Thania yang semakin manja. "Beginikah memiliki istri yang usianya terpaut jauh? Aku harus memiliki berjuta stok sabar untuk menghadapinya," batin Aldillo.

