Arsyana lalu keluar dari apartemennya Raza dan menguncinya kembali. Ketika Arsyana baru saja menutup pintu, tiba-tiba ada yang menegurnya. “Arsyana. Kamu Arsyana ‘kan?” tanyanya. Arsyana menoleh dan menganggukkan kepalanya. “Iya. Kamu siapa ya?” tanyanya. “Saya Rino. Teman kuliahmu dulu,” jawabnya. “Rino … “ gumam Arsyana. “Rino Septiano,” ujar Arsyana dan Rino pun menganggukkan kepalanya. “Iya, betul sekali,” jawabnya. “Wah, apa kabar kamu?” tanya Arsyana. “Alhamdulillah baik. Kamu sendiri?” tanya balik Rino. “Iya seperti inilah keadaan saya.” Jawab Arsyana. “Lalu suamimu? Baik ‘kan?” tanya Rino. “Saya sudah bercerai. Sekarang sedang proses.” Jujur Arsyana membuat Rino terkejut. “Benarkah?” tanya Rino. Arsyana mengangguk. “Iya, benar.” “Oh ya, kamu mau ke mana? Saya harus se

