Raka mengikuti ibunya dari belakang, wanita itu sama sekali tidak ingin di bantah kali ini. Dengan muka cemberut terpaksa Raka mengikuti kemauan ibunya agar wanita paruh baya itu tidak berpikir macam macam tentang dirinya dan Nandini. Mi, bukanya mami bawa mobil sendiri ya? Nanti biar di bawa supir mami mau ngobrol dulu sama kamu. Ngomong apa lagi sih mi? semua kan udah jelas. Ayo cepet ngak usah banyak omong. Raka membukakan pintu mobil untuk ibunya dan menutupnya dengan hati hati, kini mereka menuju sebuah restoran bintang lima yang biasa mereka kunjungi saat acara keluarga. Setibanya di sana tanpa basa basi dengan secangkir teh di atas meja, wanita paruh baya itu menatap putranya dengan penuh selidik dan langsung pada intinya. Kamu yakin pernikahan kalian baik baik saja? Iya mi,

