Awal Terindah

1401 Kata

Suara gemericik air menjadi satu satunya bunyi yang terdengar di dalam ruangan sejuk nan besar itu. Sejak Zyan mengatakan harapannya pada Freya satu menit yang lalu, tidak ada lagi satu patah kata pun yang keluar dari mulut keduanya. Samar samar suara langkah kaki bersamaan dengan air yang berjatuhan di lantai semakin terasa. Dengan mata yang basah, Freya memberanikan diri untuk mengalahkan egonya, memeluk tubuh Zyan dari belakang dengan keadaan yang sama sama basah. "Tolong jangan kecewakan aku lagi, mas," kata Freya bersamaan dengan air matanya yang membasahi wajah cantiknya. "Jangan buat aku mengharapkan sesuatu yang enggak pasti," sambungnya terisak. Zyan sedikit terkejut, ini di luar ekspektasinya. Dia berbalik badan lalu meraup kedua wajah Freya yang tertunduk dalam isak tangisn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN