Kado Terindah

2032 Kata

Malam sebelum rencana kepulangan Freya ke Indonesia. "Ya Tuhan, Frey. Kamu kenapa? Pucat banget," tanya Gista yang baru saja memasuki kamar Freya setelah sebelumnya melihat Freya berlarian sambil menutupi mulutnya yang akan mengeluarkan sesuatu. Freya berdiri di ambang pintu kamar mandi sambil menggeleng lemah dengan sebelah tangan yang bertumpu pada dinding. "Enggak tahu. Dari siang perutku mual enggak jelas gini," sahutnya jujur. Segera Gista mendekati Freya, membantu sahabatnya itu untuk berjalan sampai ke kasur. Dia takut tubuh Freya akan ambruk begitu saja. "Makan apa tadi? Yang pedas pedas enggak?" "Kan kamu yang kasih makanannya ke aku tadi." Menoleh dengan mata yang memicing. "Jangan jangan ... kamu ...?" "Mau nuduh aku ngeracuni kamu? Tega ya kamu." Mencebikkan bibirnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN