Suasana di luar masih temaram. Gelapnya malam masih terasa menyelimuti bumi. Matahari enggan menunjukkan wujudnya, bersembunyi di peraduannya. Udara sejuk seolah menyelimuti tubuh yang sedang damai menyulam mimpi. Pagi pagi sekali, Freya dan Zyan di buat heboh sendiri dengan alarm yang menyala pada pukul tiga pagi. Keduanya bahkan seperti kebakaran jenggot karena terbangun dengan sedikit terkejut. Bekas percintaan semalam masih terasa jelas di tubuh serta ingatan keduanya. Bagaimana tidak, baru tiga jam yang lalu mereka mengakhiri kegiatan panas itu dan langsung tertidur setelah membersihkan diri. Rasa kantuk yang masih menggelayut di mata keduanya, langsung sirna dan berganti rasa gugup. "Perlu aku bantu, darl?" Mengeluarkan tiga sekaligus alat tes kehamilan dengan bermacam merek yan

