*** Hari ini Icha dan Vic sudah bangun pagi sekali, keduanya akan pergi bekerja di cafe tepi pantai. Hidup baru mereka kali ini begitu mulus di awal, tidak seperti waktu di jakarta. Salah sedikit saja bisa viral. "Haaaaah... udaranya seger banget," Icha menarik napas panjang kemudian meregangkan tangan dan kakinya. "Udah mandi?" tanya Vic yang datang dengan sebuah nampan jumbo berisi sarapan rutin mereka setiap pagi, sarapan yang disediakan oleh Villa. "Udah... kamu?" Vic mengibaskan rambut basahnya. "Kamu nggak lihat rambutku yang seger ini? Ya udah lah... masa mau pergi kerja enggak mandi... bisa berabe kalau deket pelanggan terus aku bau jigong kan?" "Ya pelanggannya juga gak bakal nyium kamu bambang..." Vic terkekeh. "Ya... bisa aja kan? Mana tahu pelanggannya kepincut sama keta

