*** Victory memarkir motor di parkiran pribadi pemilik Villa, Icha yang sudah turun dari motor berjalan mendahului Vic menuju ke Villa mereka. Tak berselang lama Vic mengejar Icha dan membopong gadis layaknya karung beras. “Hey! Ngapain…” kaget Icha. “Sssshh… nanti kedengeran orang-orang,” sela Vic kemudian melanjutkan langkahnya. Vic menurunkan Icha di depan pintu untuk mengambil kunci dari saku celananya. Icha yang gemas dengan Vic akhirnya memutuskan untuk menjahili pria di depannya itu. Icha meniup telinga Victory yang sedang membuka kunci pintu Villa mereka. “Hmmm… Icha, jangan lakuin hal-hal aneh, okay? Nanti kamu bisa nyesel loh…” “Fuuuh… fuuuhh…” Icha meniup telinga Vic berkali-kali. Setelah pintu itu terbuka Vic pun langsung mengangkat tubuh Icha dalam gendongannya kemudia

