Tie 38

1214 Kata

Cahaya senja yang terakhir membuat Zian sadar akan kehadiran Dewi yang sedari tadi rela menemaninya. Semenjak kepergian Alina dirinya menjadi begitu egois bahkan kepada dirinya sendiri. Zian tenggelam kepada kesedihan yang tak memiliki dasar. Jika saja bukan karena kesabaran Dewi selalu menemaninya ketika ia sedang bersedih, Zian tak tahu apa yang akan terjadi pada dirinya. Hati manusia memang begitu rapuh, meski lebih banyak bahagia yang mengelilinginya. Tapi ia lebih mudah terpengaruh dengan kesedihan yang seharusnya ia cukupkan sampai disitu saja. alina memang selalu berpesan kalau ia akan selalu ada di sisinya. Namun, keraguan di hati Zian membuat kepercayaan yang telah diberikan Alina membuatnya justru selalu bertanya-tanya apakah benar yang telah diucapkan Alina saat itu? “Maafkan a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN