"Baik tuan!" serempak ketiga mengotong tubuh penjaga tersebut.Ketiga anak buah Raymon mengubur tubuh penjaga tersebut dengan dedaunan tak lupa mulutnya di lakban. "Beres tuan," ujar salah satu anak buah Raymon. Raymon mengaguk, mereka kembali berjalan m ngendap- ngendap masuk ke dalam rumah Violet. Di sisi lain tuan Hutomo sangat mengkhawatirkan keselamatan putrinya."Ayo vio, angkat telepon nya... Jagan buat papa khawatir," ucap Tuan Hutomo meremas hp di telinga yang tak kunjung di angkat oleh putrinya Violet. Dalam rumah vioet, violet lagi nyeyak- nyeyaknya tidur, merasa terusik dengan bunyi nada telepon masuk."Uuugh .... siapa sih yang malam- malam gini nlpn," gerutu Violet ngulet- ngulet badannya dan merabah meja naska di samping. "Heh Ngapain Lo nlpn gue hah! gak tahu apa orang

