Bab 25.

1012 Kata

Rayyan berlari menghampiri Nisa dan suaminya. "Hay ada apa sayang?" tanya Nisa saat putra nya memeluk dirinya. "Ummi, ummi, Abi" semua orang tampak bingung ada apa dengan Rayyan," Ya nak cerita ada apa?" suami Nisa ikut bertanya. "Umi, Abi pelnah celita jangan pelnah nyentuh yang bukan mahlam apalagi muhlim, kan?" tanya dengan gaya cedal. Nisa dan suaminya saling pandang." Ya Nak, kok tanya gitu?" "Ummi, Abi jika cudah becal nanti layyan bakal lamal kakak Kanaya ya," pinta Rayyan dengan polosnya menatap binar kedua orang tua nya. Semua orang tampak kaget, terutama Suami Nisa, Nisa dan Kirana."Ray, kok kamu mau melamar putri Tante hemmm?" Rayyan menatap Kirana seduh."Itu kalena Layyan tadi tak sengaja menyentuh kakak Kanaya." Rayyan memainkan jari telunjuknya. Kirana mengulung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN