EMPAT PULUH LIMA

2653 Kata

Malam berganti siang, Aeera dan Lucia masih menikmati kebersamaan mereka. Kini keduanya sedang duduk manis di sebuah restoran, dimana Aeera sudah sengaja memesan banyak makanan sehingga meja di depan mereka sudah dipenuhi berbagai hidangan lezat. Banyak di antaranya makanan berbahan daging, dia tahu Lucia pasti akan menyukainya.  Aeera mengambil potongan daging kambing bakar dengan garpu, mendekatkannya ke mulut Lucia. Pria itu mengernyit, tampak terganggu dengan aroma menyengat dari daging yang terulur tepat di dekat mulutnya.  “Ayo buka mulutmu, makan ini. Kau pasti suka,” pinta Aeera dengan raut ceria.  Lucia memundurkan wajah dengan kepalanya yang menggeleng berulang kali. “Aku tidak mau,” tolaknya tegas.  “Ayolah, sekali saja. Kau pasti menyukainya. Ini daging, kau suka daging, ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN