Sesuai rencana, hari sabtu rombongan anggota dewan siswa berangkat menuju villa sekolah yang berada di pedesaan kecil dekat pantai untuk melakukan pelantikan bagi anggota baru yang resmi bergabung. Di dalam bus, semua orang tampak sedang bernyanyi sambil bertepuk tangan. Meski tidak demikian dengan Lucia karena pemuda itu lebih memilih menatap pemandangan yang mereka lewati sembari menyumpal telinga dengan earphone. Pemuda itu mendelik tak suka saat orang yang duduk di sampingnya dengan kurang ajar melepaskan earphone itu. Siapa lagi pelakunya jika bukan Aeera karena di dunia ini mungkin hanya Aeera yang berani mengusik ketenangan seorang Lucia. Lucia berdecak terlebih saat melihat Aeera hanya menyengir lebar seolah tak merasa bersalah sedikit pun karena sudah mengganggu ketenangan L

