DUA BELAS

2835 Kata

Aeera masih bertanya-tanya dalam hatinya, kenapa dirinya yang terpilih? Benarkah dia akan sanggup meluluhkan hati seorang pria berhati batu seperti Lucia? Yang paling utama, sanggupkah dia merubah kekejaman Lucia menjadi kebaikan, setidaknya membuat pria itu merubah pemikirannya tentang dunia?  Jujur Aeera masih ragu dengan dirinya sendiri. Meski begitu, tak ada yang bisa dia lakukan selain menerima takdir hidupnya. Mungkin memang harus seperti inilah jalan hidupnya. Dia tidak akan lari, dia akan menghadapinya dengan berani. Sekalipun nyawanya dipertaruhkan setiap kali dirinya mencoba mendekati Lucia.  Seperti saat ini, Aeera tengah berdiri tak terlalu jauh dari kediaman pribadi Lucia. Seperti biasa dia menemukan Jeros yang berjaga di depan pintu. Diam-diam merasa kagum pada sang siluman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN