Cadangan?

1192 Kata

Metta terlihat menarik nafas pelan. Gadis jangkung yang memakai jubah dokter itu berdiri cemas dengan kening mengkerut. Kepalanya ia tolehkan ke samping pintu ruangan dimana saudara kembar Arseno berada. Metta berdecak lirih. Bagaimana bisa ia tidak tahu kalau Arseno punya saudara kembar selama ini. Padahal ia dan Arseno punya 'hubungan'. Gadis itu kembali menggigit bibir dengan perasaan berkecamuk. Rasanya Arseno sama sekali belum terbuka soal seluk-beluk keluarganya. Terlalu banyak rahasia yang cowok itu sembunyikan. Terlalu banyak teka-teki yang membuat Metta selalu sadar kalau ia memang bukan 'siapa-siapanya' Arseno. Sibuk dengan pikirannya sendiri membuat Metta tersentak kaget saat seseorang sudah berdiri di hadapannya dengan menatap pintu ruangan dengan gelisah. Metta sekilas men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN