Pemberontak

1298 Kata

Alvaro duduk melamun memandang lurus kakinya yang tertutup selimut. Matanya mengerjap sayu dengan perasaan berkecamuk. Apa yang Azura katakan barusan sangatlah membuat hatinya terpukul. Bagaimana bisa Leo begitu cepat meninggalkannya? Padahal Leo adalah orang yang pertama kali berusaha membangunkannya saat ia tidak sadarkan diri. Pemuda bermata sipit itulah yang bersusah payah mengangkat tubuhnya saat keduanya terhempas dari pesawat setelah terjun bebas. Seingat Alvaro, Leo juga terluka parah. Namun, bodohnya. Pemuda itu malah mengesampingkan lukanya hanya untuk membantu Alvaro. Karena Alvaro masih ada seseorang yang menunggu kehadirannya. Berbeda dengan Leo yang hanya sendiri. Keluarga? Leo punya. Keluarga yang sangat ahli bersandiwara. Lalu? Untuk apa ia hidup kalau harus berada ditenga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN