Azura terlihat turun dari taxi sembari mendongak kecil menatap gedung tinggi di hadapannya kini. Matanya sesekali memicing seakan merasa silau dengan cahaya matahari di atas sana. Gadis itu pun melangkah memasuki area rumah sakit dengan tenangnya. Bibirnya bergerak kecil bersenandung. Sepertinya suasana hati gadis mungil itu sedang gembira. Azura hendak berbelok kearah pintu masuk, namun langkahnya terhenti dengan mata melebar sempurna. Beberapa keamanan di depan rumah sakit Siwan itu terlihat sudah terkapar tidak sadarkan diri. Azura mengerjap lagi dan menarik diri bersembunyi di balik pilar saat melihat sekumpulan orang berpakaian serba hitam tengah berdiri menunggu di depan pintu utama rumah sakit dengan s*****a di tangan masing-masing. Azura menelan salivanya kasar. Tubuhnya bergeta

