Part 18

1035 Kata

Seseorang yang sedari tadi berdiri di pintu ruangan Fathur mendengar semua apa yang sedang di bicarakan oleh Alif dan Fathur. Fathur yang mengetahui keberadaan orang tersebut langsung kaget dan terdiam. Ya, orang tersebut adalah Nazwa. Nazwa mendengar semua ucapan Alif. Dadanya merasa sangat sesak. Hati nya bagai di hantam beribu duri saking sakitnya. Matanya mulai berkaca-kaca, Nazwa sudah tidak bisa berkata-kata apa-apa lagi. Fathur yang hendak memanggil nama Nazwa langsung di hentikan oleh Nazwa dengan isyarat tangannya. Fathur pun mengurungkan niatnya untuk memanggil Nazwa. Nazwa pun keluar dari ruangan itu. Dengan cepat, Fathur pun mengejar Nazwa yang pergi dalam keadaan menangis. Di lorong rumah sakit yang sepi, Fathur berhasil mengejar Nazwa. "Nazwa," panggil Fathur. Nazwa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN