BUMI BAGAISAR SALAH paham paling memalukan adalah mengira jika dia juga nenyukaiku tetapi kenyataannya ternyata tidak sama sekali. Kali ini aku sadar, jika Shania tak menyukaiku. Dia hanya tak enak dengan tawaran-tawaranku yang datang berkali-kali dengan isi yang sama yaitu mengajaknya berpacaran, awalnya dia meminta waktu dan aku memberikannya waktu tetapi aku tetap gencar ada disekitarnya memberikan apa yang dia butuhkan meskipun dia tak memintanya. Lalu lama-lama dia mengiyakan tawaranku itu untuk berpacaran padahal katanya dia butuh waktu yang sangat lama untuk mengenal karakter seseorang tapi denganku satu bulan pun tak ada. Jadi wajar, jika saat ini aku mengira jika dia terpaksa menerimaku dan aku salah paham dengan hal itu. Karena kukira Shania menyukaiku makanya dia menerina taw

