Pov Ocha "Ibu mahu tahu kenapa Rey terus ingin mempertahankan Ocha?" Semua mata tertuju pada Mas Rey kali ini. Ibu mertuaku kemudian mengangguk. "Karena Rey baru sadar, orang yang sebenarnya Rey cintai adalah Ocha. Rey mencintai Lisa, tapi tidak sebesar Rey mencinta Ocha. Saat bersama Lisa hati Rey kosong tanpa Ocha. Sampai kapanpun, Rey takan melepas Ocha!" Bukan hanya Lisa dan kedua mertuaku yang melongo mendengar ucapan Mas Rey. Aku juga. Haruskah aku tersentuh dengan ungkapan hatinya kali ini? "Mas, aku lagi hamil. Gak bisa ya, jangan buat aku tertekan dengan ucapanmu!" Lisa berkaca-kaca menatap ke arah Mas Rey. "Itu kenyataan Lis. Aku baru sadar cintaku dulu padamu hanya sebuah obsesi." Lisa membanting sendok yang ada di genggamannya, "Cukup Mas! aku mulai tak tahan dengan ucap

