SELAMAT MEMBACA *** Abi masuk kedalam kamar Rinjani. Sejak pagi putrinya itu belum keluar dari kamar. Beberapa hari ini kalau diperhatikan wajah putrinya sedikit murung. "Ayah.. " Rinjani terkejut saat merasakan tangan ayahnya menyentuh keningnya. Rinjani yang tengah terpejam sambil berbaring diatas ranjang langsung bangun saat melihat Ayahnya datang. "Ini kalau tidak cepat minum obat, jadi demam. Bisa kena omel ini sama Bunda," ucap Abi. Dia merasakan tubuh putrinya sedikit hangat. "Iya nanti minum obat," jawab Rinjani dengan malas. "Jani ini sudah bukan anak TK lagi, sudah jadi Dokter. Masa kondisi tubuh sendiri tidak tau, apa kalau Ayah tidak suruh minum omat terus tidak minum." Ucap Abi tak habis fikir. Putrinya bisa terlihat sangat mandiri dan sudah menjadi dokter hebat saat

