Malam itu Bagus menemui Pak Citro di rumahnya. Dia hendak membicarakan tentang hubungan Indah dan Irawan yang sekarang sudah akrab dan dekat. Bagus juga hendak menagih janji Pak Citro. “Sekarang adik saya Indah sudah bisa menerima Irawan. Saya berharap Pak Citro memenuhi janji Bapak untuk tidak menggugat soal hutang ayah saya dulu,” kata Bagus to the point. “O, soal itu gampang. Aku pasti akan memenuhi permintaanmu. Bahkan kalau perlu semua hutang keluargamu akan aku hapuskan. Tapi aku ingin segera melihat Indah dan Irawan duduk di pelaminan. Dengan begitu hatiku akan lebih lega!” ujar Pak Citro sambil tersenyum penuh arti. “Mengenai hal itu kami setuju saja, Pak. Tapi saya harus berembug dulu dengan ibu saya. Soalnya…,” Bagus tak melanj

