"Sayang, kamu nggak apa-apa kan?" Chelsea yang baru saja melewati pintu utama rumahnya langsung di sambut pertanyaan bernada khawatir yang dilontarkan Papanya. Dia hanya menjawab dengan gelengan pelan saat Papanya memperhatikan penampilannya dengan teliti. Chelsea menghela napas,"Aku nggak apa-apa kok Pa." "Syukurlah. Kamu lihat pelakunya nggak?" "Nggak lihat Pa, Chelsea panik duluan." Ester menghela napas dan menarik anak gadisnya itu kepelukannya, "Ya udah kalau gitu yang penting kamu nggak apa-apa. Nanti Papa yang akan cari pelakunya." Gio yang sedari tadi berdiri tidak jauh dari sana hanya menonton dalam diam. Kakinya sudah gatel pengen pulang ke rumah menemui Rosienya tapi dia akan dianggap tidak sopan kalau tidak berhadapan dengan Om Ester lebih dulu. "Gio, makasih banyak ya

