23. Tercyduk

1300 Kata

Banyu menghempas napas. Pria itu menaruh ponselnya kembali ke saku. Dia bangkit lantas menarik laci meja kerja untuk mengambil kunci mobil. Setelah itu baru melangkah pergi meninggalkan ruangan. Suasana kantor sudah lumayan sepi. Hanya satu dua orang saja yang masih berkutat di kubikelnya. Seorang petugas keamanan mengangguk hormat dan membukakan pintu kaca untuk Banyu. Pria itu menuju mobil. Usai memasang safety belt, Banyu melajukan mobilnya dengan tenang. Dirinya memang tidak pernah tergesa-gesa membawa mobil. Baginya keselamatan yang utama. Sampai kantornya Seli, ternyata Layla sudah menunggu kedatangan Banyu. Keduanya sepakat untuk menunaikan ibadah tiga rakaat dulu di masjid terdekat sebelum makan malam. Mereka membaur bersama jamaah lain. Usai memenuhi kewajibannya Banyu dan Lay

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN